
Bursa, kota pertama ibu kota Kekaisaran Ottoman, menyimpan salah satu permata arsitektur Islam paling ikonik di Turki: Ulu Cami (Bursa Grand Mosque). Dibangun pada akhir abad ke-14, masjid ini bukan hanya tempat ibadah, melainkan perwujudan harmoni antara seni, sejarah, dan spiritualitas yang masih memikat jutaan pengunjung hingga kini.
Daftar Isi
- Sejarah Singkat Ulu Cami Bursa
- Ciri Khas Arsitektur yang Revolusioner
- Keajaiban Interior: Museum Kaligrafi Hidup
- Legenda Karagöz-Hacivat
- Status Warisan Dunia UNESCO
- Tips Berkunjung ke Ulu Cami Bursa
- Pertanyaan yang Sering Diajukan
Sejarah Singkat Ulu Cami Bursa
Masjid Ulu Cami (dibaca “u-lu ja-mi”) dibangun atas perintah Sultan Bayezid I (Yıldırım Bayezid) antara tahun 1396–1399. Konon, sultan berjanji membangun 20 masjid jika memenangkan Pertempuran Nicopolis. Namun, alih-alih membangun 20 masjid terpisah, ia mewujudkannya dalam satu bangunan megah dengan 20 kubah.
Arsiteknya diyakini adalah Ali Neccar. Masjid ini menjadi contoh penting transisi dari gaya Seljuk ke arsitektur Ottoman awal. Meski mengalami gempa dan kebakaran (termasuk kerusakan besar pasca gempa 1855), Ulu Cami tetap berdiri gagah hingga kini.
Ciri Khas Arsitektur yang Revolusioner
Berbeda dengan masjid Ottoman kemudian yang biasanya memiliki satu kubah raksasa (seperti Hagia Sophia atau Masjid Biru), Ulu Cami menggunakan konsep hypostyle hall dengan 20 kubah berukuran sama yang disusun rapi dalam 4 baris x 5 kolom. Kubah-kubah ini ditopang oleh 12 pilar masif, menciptakan ruang interior yang luas namun terasa intim dan tenteram.
Masjid ini termasuk ruang sholat dalam ruangan terluas di Turki, mampu menampung ribuan jamaah sekaligus.
Fasad luarnya tampak sederhana dengan batu kokoh khas Seljuk, namun pintu masuk utara (Taçkapı) sangat monumental. Dua menara ramping menjulang di sisi masjid, menambah kesan anggun.
Tahukah kamu, Bursa juga jadi lokasi dua universitas negeri Turki yang bisa diakses lewat jalur seleksi berkas: Bursa Uludağ University dan Bursa Teknik University. Tim Fatih Gazi bisa jelaskan lebih lanjut.
💬 Tanya Kuliah di BursaKeajaiban Interior: Museum Kaligrafi Hidup
Begitu masuk, Anda akan langsung terpesona. Salah satu daya tarik utama Ulu Cami adalah kaligrafi Islam yang menghiasi dinding, pilar, dan kubah. Terdapat sekitar 192 prasasti kaligrafi karya puluhan seniman berbeda (kebanyakan ditulis pada abad ke-19 dan awal abad ke-20), sehingga sering disebut sebagai “museum kaligrafi”.
Elemen paling ikonik lainnya adalah şadırvan (kolam wudhu) yang berada di tengah ruangan masjid, di bawah kubah terbuka yang meneteskan cahaya alami. Jarang sekali masjid memiliki kolam ablusi di dalam ruang utama, menciptakan suasana damai dan spiritual yang sulit dilupakan.
Minbar (mimbar) dari kayu walnut diukir dengan teknik kündekari (tanpa paku atau lem) yang rumit — salah satu contoh terpenting transisi seni ukir Seljuk menuju seni ukir kayu Ottoman. Mihrab berhiaskan muqarnas yang indah, semakin memperkaya keindahan interior.
Legenda Karagöz-Hacivat
Ada legenda menarik yang menyebutkan bahwa dua nama tokoh wayang bayangan (shadow puppet) tradisional Turki, Karagöz dan Hacivat, sebenarnya berasal dari dua pekerja bangunan Ulu Cami. Konon, keduanya kerap melucu dan bercanda hingga memperlambat pembangunan masjid, membuat sultan murka — dan kisah inilah yang kemudian menginspirasi seni pertunjukan wayang bayangan khas Turki yang masih dipentaskan hingga hari ini.
Status Warisan Dunia UNESCO
Ulu Cami masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site sejak tahun 2014, sebagai bagian dari penetapan situs “Bursa and Cumalıkızık: the Birth of the Ottoman Empire” — mengakui kota Bursa sebagai kota kelahiran Kesultanan Ottoman.
Tips Berkunjung ke Ulu Cami Bursa
- Lokasi: Pusat kota lama Bursa, dekat dengan pasar tradisional (Kapalı Çarşı), di sepanjang jalan utama Atatürk Caddesi.
- Waktu terbaik: Pagi hari saat cahaya matahari masuk melalui kubah, atau saat azan Maghrib untuk pengalaman spiritual yang lebih mendalam.
- Etika berkunjung: Meski masjid ini besar dan ramai pengunjung, sebaiknya hindari waktu-waktu sholat jika hanya ingin berkeliling sebagai turis.
- Kombinasikan dengan kunjungan ke Green Mosque (Yeşil Cami) yang terkenal dengan ubin hijau turquoise-nya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apa arti “Ulu Cami”?
“Ulu Cami” secara harfiah berarti “Masjid Agung/Besar” dalam Bahasa Turki, istilah umum untuk masjid utama sebuah kota di era Ottoman awal.
2. Kapan Ulu Cami Bursa dibangun?
Dibangun antara tahun 1396–1399 atas perintah Sultan Bayezid I (Yıldırım Bayezid).
3. Mengapa Ulu Cami punya 20 kubah?
Menurut legenda, Sultan Bayezid I berjanji membangun 20 masjid jika menang Pertempuran Nicopolis, namun mewujudkannya dalam satu bangunan dengan 20 kubah.
4. Apakah Ulu Cami termasuk situs warisan dunia UNESCO?
Ya, sejak 2014 sebagai bagian dari situs “Bursa and Cumalıkızık: the Birth of the Ottoman Empire”.
5. Apa keunikan interior Ulu Cami dibanding masjid Ottoman lain?
Memiliki kolam wudhu (şadırvan) di tengah ruang utama di bawah kubah terbuka — sangat jarang ditemukan di masjid manapun, plus koleksi sekitar 192 kaligrafi Islam yang menghiasi seluruh interior.
Kesimpulan
Ulu Cami Bursa bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan bukti bahwa arsitektur bisa menjadi medium doa, seni, dan cerita peradaban yang abadi. Bagi pecinta sejarah, fotografi, atau traveler spiritual, masjid ini wajib masuk dalam daftar bucket list Anda di Turki.
Baca juga: Menjelajahi Kota Bursa · Program Kuliah di Turki — Fatih Gazi Education


