Urutan 36 Sultan Turki Usmani dari Osman Gazi hingga Sultan Terakhir

Kesultanan Turki Usmani (Utsmani/Ottoman) adalah salah satu kekaisaran terbesar dan terlama dalam sejarah dunia. Berdiri sekitar tahun 1299 dan berakhir pada 1922, kesultanan ini dipimpin oleh 36 sultan dari satu dinasti yang sama, yaitu keturunan Osman Gazi. Wilayahnya pernah membentang di tiga benua: Eropa, Asia, dan Afrika.

Artikel ini menyajikan urutan lengkap 36 sultan Utsmani, masa pemerintahannya, julukan, dan peristiwa penting di masa masing-masing, ditambah pembagian periode sejarah dan kisah berakhirnya kesultanan.

Daftar Lengkap 36 Sultan Utsmani

NoNama SultanMasa PemerintahanCatatan Penting
1Osman I (Osman Gazi)±1299–1324Pendiri dinasti; menang di Pertempuran Bapheus (1302)
2Orhan Gazi1324–1362Menaklukkan Bursa (1326) dan menjadikannya ibu kota
3Murad I (Hüdavendigâr)1362–1389Memperluas wilayah ke Balkan; gugur di Pertempuran Kosovo (1389)
4Bayezid I (Yıldırım, “Sang Kilat”)1389–1402Kalah dan ditawan Timur Lenk dalam Pertempuran Ankara (1402)
5Mehmed I (Çelebi)1413–1421Menyatukan kembali kesultanan setelah masa kekosongan (Fetret Devri)
6Murad II1421–1444, 1446–1451Memerintah dua kali; menang di Pertempuran Varna (1444)
7Mehmed II (Fatih, “Sang Penakluk”)1444–1446, 1451–1481Menaklukkan Konstantinopel (1453) dan menjadikannya ibu kota
8Bayezid II1481–1512Menampung pengungsi Muslim dan Yahudi dari Andalusia
9Selim I (Yavuz, “Sang Tegas”)1512–1520Menaklukkan Mesir dan Syam (1516–1517); gelar khalifah beralih ke Utsmani
10Suleiman I (Kanuni, “Sang Pembuat Hukum”)1520–1566Masa pemerintahan terlama; puncak kejayaan Utsmani
11Selim II1566–1574Menaklukkan Siprus; mengirim bantuan ke Kesultanan Aceh
12Murad III1574–1595Perang panjang melawan Persia Safawi
13Mehmed III1595–1603Memimpin langsung kampanye ke Hungaria
14Ahmed I1603–1617Membangun Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru)
15Mustafa I1617–1618, 1622–1623Memerintah dua kali dalam waktu singkat
16Osman II (Genç Osman, “Osman Muda”)1618–1622Mencoba mereformasi militer, lalu terbunuh dalam pemberontakan Yeniçeri
17Murad IV1623–1640Memulihkan wibawa negara; merebut kembali Baghdad (1638)
18İbrahim1640–1648Masa pemerintahan penuh gejolak politik
19Mehmed IV (Avcı, “Sang Pemburu”)1648–1687Pengepungan kedua Wina (1683) yang gagal
20Suleiman II1687–1691Menghadapi perang panjang melawan Liga Suci di Eropa
21Ahmed II1691–1695Masa pemerintahan singkat di tengah peperangan
22Mustafa II1695–1703Perjanjian Karlowitz (1699), kehilangan wilayah besar di Eropa
23Ahmed III1703–1730Era Tulip (Lale Devri); percetakan berbahasa Turki pertama didirikan
24Mahmud I1730–1754Membangun banyak perpustakaan dan karya amal
25Osman III1754–1757Menyelesaikan Masjid Nuruosmaniye di Istanbul
26Mustafa III1757–1774Perang besar melawan Rusia
27Abdülhamid I1774–1789Perjanjian Küçük Kaynarca (1774) dengan Rusia
28Selim III1789–1807Reformasi militer modern (Nizam-ı Cedid)
29Mustafa IV1807–1808Masa pemerintahan sangat singkat
30Mahmud II1808–1839Membubarkan korps Yeniçeri (1826) dan memulai modernisasi besar
31Abdülmecid I1839–1861Memulai era reformasi Tanzimat (1839)
32Abdülaziz1861–1876Sultan Utsmani pertama yang berkunjung ke Eropa Barat
33Murad V1876Memerintah hanya sekitar tiga bulan
34Abdülhamid II1876–1909Konstitusi pertama (1876), Jalur Kereta Hijaz, politik persatuan Islam
35Mehmed V (Reşad)1909–1918Utsmani terlibat dalam Perang Dunia I
36Mehmed VI (Vahideddin)1918–1922Sultan terakhir; kesultanan dihapuskan pada 1922
Tahun pemerintahan sultan-sultan awal, terutama Osman I, bersifat perkiraan karena sumber sejarah masa itu terbatas.

Pembagian Periode Sejarah Utsmani

Secara tradisional, sejarah Utsmani sering dibagi ke dalam empat periode. Sejarawan modern memandang pembagian ini sebagai penyederhanaan, tetapi tetap berguna sebagai gambaran umum.

PeriodeKurun WaktuCiri Utama
Masa Pendirian (Kuruluş)±1299–1453Dari beylik kecil di Söğüt menjadi kekuatan regional
Masa Kejayaan (Yükselme)1453–1579Penaklukan Konstantinopel hingga puncak kejayaan di masa Suleiman
Masa Stagnasi (Duraklama)1579–1699Perlambatan ekspansi dan berbagai gejolak politik internal
Masa Kemunduran dan Pembubaran (Gerileme–Dağılma)1699–1922Kehilangan wilayah, upaya reformasi, hingga berakhirnya kesultanan

Sultan-Sultan yang Paling Berpengaruh

Osman I: Sang Pendiri

Putra Ertuğrul Gazi ini mendirikan Beylik Utsmani di Söğüt, dan namanya menjadi nama dinasti. Kisahnya bisa dibaca di kisah Ertuğrul Gazi dan Osman Gazi.

Mehmed II (Fatih Sultan Mehmed): Sang Penakluk

Pada usia sekitar 21 tahun, Mehmed II menaklukkan Konstantinopel pada 29 Mei 1453, mengakhiri Kekaisaran Bizantium yang telah berdiri lebih dari seribu tahun. Kota ini kemudian menjadi ibu kota Utsmani dan dikenal sebagai Istanbul. Hagia Sophia diubah menjadi masjid pada masa beliau. Baca sejarah Hagia Sophia.

Selim I (Yavuz Sultan Selim)

Meski hanya memerintah sekitar delapan tahun, Selim I memperluas wilayah Utsmani secara besar-besaran ke Syam, Mesir, dan Hijaz. Sejak masanya, para sultan Utsmani juga menyandang gelar khalifah dan pelindung dua kota suci, Makkah dan Madinah.

Suleiman I (Kanuni Sultan Süleyman)

Memerintah selama 46 tahun, masa terlama dalam sejarah Utsmani. Di bawah kepemimpinannya, Utsmani mencapai puncak kejayaan politik, hukum, dan seni. Baca Sultan Suleiman Al-Qanuni: puncak kejayaan Usmani.

Mahmud II: Sang Pembaharu

Mahmud II membubarkan korps Yeniçeri (Janisari) pada 1826 dan meletakkan dasar modernisasi negara, termasuk di bidang militer, pemerintahan, dan pendidikan.

Abdülhamid II

Memerintah selama 33 tahun di masa sulit, Abdülhamid II dikenal dengan konstitusi pertama Utsmani (1876), pembangunan Jalur Kereta Hijaz yang menghubungkan Damaskus dan Madinah, serta politik persatuan dunia Islam. Pada masanya, hubungan Utsmani dengan umat Islam di berbagai wilayah, termasuk Nusantara, semakin erat.

Fakta Menarik tentang Para Sultan Utsmani

  • Tiga ibu kota: Utsmani pernah beribu kota di Bursa, kemudian Edirne, dan sejak 1453 di Istanbul.
  • Memerintah dua kali: beberapa sultan naik takhta lebih dari sekali, seperti Murad II, Mehmed II, dan Mustafa I.
  • Masa kekosongan: setelah Bayezid I ditawan Timur Lenk pada 1402, terjadi perebutan kekuasaan di antara para putranya selama sekitar sebelas tahun, yang dikenal sebagai Fetret Devri.
  • Pemerintahan terpendek dan terlama: Murad V hanya memerintah sekitar tiga bulan pada 1876, sedangkan Suleiman I memerintah selama 46 tahun.
  • Hubungan dengan Nusantara: sejak abad ke-16, Kesultanan Aceh menjalin hubungan dengan Utsmani, terutama pada masa Selim II.
  • Warisan arsitektur: banyak masjid megah di Istanbul dinamai dari sultan pembangunnya, seperti Masjid Süleymaniye dan Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru).

Akhir Kesultanan Utsmani

Setelah kekalahan dalam Perang Dunia I, wilayah Utsmani diduduki oleh negara-negara Sekutu. Gerakan nasional Turki yang dipimpin Mustafa Kemal kemudian berjuang dalam Perang Kemerdekaan Turki. Peristiwa-peristiwa penting di akhir masa Utsmani:

TanggalPeristiwa
1 November 1922Kesultanan Utsmani dihapuskan oleh Majelis Agung Nasional Turki
November 1922Sultan Mehmed VI Vahideddin meninggalkan Istanbul menuju pengasingan
29 Oktober 1923Republik Turki diproklamasikan
3 Maret 1924Kekhalifahan dihapuskan, dan anggota dinasti Utsmani diasingkan ke luar negeri

Setelah kesultanan dihapuskan, Abdülmecid II sempat diangkat sebagai khalifah hingga 1924, tetapi tanpa kekuasaan politik sebagai sultan. Karena itu, ia tidak dihitung sebagai salah satu dari 36 sultan Utsmani.

Kesimpulan

Kesultanan Utsmani dipimpin oleh 36 sultan, dimulai dari Osman I (Osman Gazi) sekitar tahun 1299 dan berakhir dengan Mehmed VI Vahideddin pada 1922. Di antara mereka, nama-nama seperti Mehmed II (Sang Penakluk Konstantinopel), Selim I, Suleiman I (Al-Qanuni), Mahmud II, dan Abdülhamid II menjadi tonggak penting sejarah. Selama lebih dari 600 tahun, dinasti ini meninggalkan warisan luar biasa dalam bidang pemerintahan, arsitektur, budaya, dan peradaban Islam yang jejaknya masih bisa disaksikan di Turki hingga hari ini.


Ingin menyaksikan langsung jejak para sultan Utsmani? Kuliah di Turki membuatmu bisa mengunjungi Istana Topkapı, masjid-masjid sultan, dan kota-kota bersejarah seperti Bursa dan Edirne. Tim Fatih Gazi Education siap membantu kamu kuliah di Turki.💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp ✦ Isi Formulir Pendaftaran


FAQ Seputar Sultan-Sultan Utsmani

1. Berapa jumlah sultan Utsmani?
Ada 36 sultan, dari Osman I hingga Mehmed VI Vahideddin.

2. Siapa sultan pertama Utsmani?
Osman I atau Osman Gazi, putra Ertuğrul Gazi, yang mendirikan Beylik Utsmani sekitar tahun 1299.

3. Siapa sultan terakhir Utsmani?
Mehmed VI Vahideddin, yang memerintah dari 1918 hingga kesultanan dihapuskan pada 1 November 1922.

4. Sultan mana yang menaklukkan Konstantinopel?
Mehmed II atau Fatih Sultan Mehmed, pada 29 Mei 1453.

5. Sultan mana yang memerintah paling lama?
Suleiman I (Kanuni Sultan Süleyman), selama 46 tahun dari 1520 hingga 1566.

6. Kapan Kesultanan Utsmani berakhir?
Kesultanan dihapuskan pada 1 November 1922, Republik Turki diproklamasikan pada 29 Oktober 1923, dan kekhalifahan dihapuskan pada 3 Maret 1924.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top